Monday, July 24, 2017

Teman-teman Blog pada Kemana Sih?

Beberapa tahun belakangan ini sudah banyak teman-teman yang jarang menulis di blognya lagi. Ada yang terakhir update tahun 2014, ada yang memang sudah tidak pernah lagi, sudah menjadi vlogger, selebgram, dsb. Sedih sih haha, beranda blog sudah sepi soalnya. Biasanya tiap malam minggu sudah pada ramai dengan tulisannya masing-masing.

Mungkin mereka sudah punya kesibukan yang menguras habis waktu serta tenaganya. Atau ada kegiatan yang lebih menarik lainnya.

Dulu sebelum tidur, saya menyempatkan diri buka blog untuk lihat statistik atau blogwalking. Sekarang, boro-boro mau main ke blognya teman, blog sendiri saja sudah tidak terurus lagi. Iya, ini saja saya lagi usaha buat konsisten.

Kalau yang lain pada kemana sih :(

Monday, July 17, 2017

Dikala Waktu Senggang

Sebenarnya kalau kemana-mana saya lebih suka kalau pakai kemeja trus lengannya digulung (tambahan sweater kalau dingin), pakai celana jeans, sepatu converse 3/4 atau semata kaki, pakai gelang pemberian orang-orang sambil pakai tas selempang. Yang isinya seperti buku bacaan, walkman, sketchbook, satu-dua buah pensil dan pulpen, buku catatan kecil dan hp senter-senteran (android sudah rusak). Jika ada sepeda, mungkin saya akan memilih mengendarai itu juga.

Suatu ketika saat sedang merebahkan badan di suatu dermaga pantai, saya nanya "Kira-kira, kalau sudah nikah dan penampilanku masih begini, boleh tidak?"

Menurutnya, boleh-boleh saja.
Asal bisa menempatkan pada situasi, tentu saja.

Sunday, July 2, 2017

Tidak Ada Rumah Sakit Negeri

Fandy : Kalau rumah sakit milik swasta memang kualitasnya lebih bagus, dari segi pelayanannya terutama.

Saya   : Oh? Kenapa dengan rumah sakit negeri?

Fandy : Negeri? Pemerintah maksudnya?

Saya   : Ya itu

(Biasanya kan kata swasta berlawanan dengan negeri)

Friday, April 14, 2017

Disini (Kayaknya) Ada Setan

Sejak akhir tahun, kakakku sudah jarang pulang. Dia tetap di Makassar, cuman dia sibuk. Macam-macam kayak ngerjain penelitian untuk skripsinya, dll. Makanya dia.. umm.. cari tempat tinggal yang deket dari kampus dan untungnya dapat. Bukan kost sih, kayak dia tinggal di situ karena sudah menjadi bagian dari komunitas di tempat itu.

Otomatis kamarnya sering kosong. Bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Dulu dia pulangnya seminggu sekali, lama-kelamaan sudah jarang. Diantara ruangan-ruangan di rumah, kamarnya memang sejak kita kecil jarang ada yang masuk selain dia. Karena yaa.. kakakku sering ngunci kamarnya. Pokoknya ter-privasi banget lah. Lebih tepatnya kurang suka kalau ada yang masuk-masuk ke kamarnya dia.

Kamarnya juga banyak pernak-perniknya. Dulu sekitar tahun lalu, dia punya boneka beruang yang besaaarr sekali. Hadiah dari ex-nya. Tapi sudah dikasih orang, waktu saya bilang buat saya saja, dia ga mau. Kakakku gitu, barang-barang dari ex-nya biasa dibuang, dikasih orang atau ditampung dulu di keranjang nanti dipilah-pilah. Pokoknya kakakku ini tipikal cewek-cewek kebanyakan. Yang punya banyak tas, sepatu, make up, baju juga.

Nah, biasanya kalau dia balik ke rumah hanya untuk ambil barang atau ganti baju trus cabut lagi. Karena buru-buru, seringnya dia asal letakin barang. Jadinya agak berantakan. 

Suatu hari, di rumah ada keluarga mau nginap selama dua hari gitu. Kamarku dipakai kan, jadi saya ngungi. Bisa sih gabung, cuman saya lebih suka sendiri. Jadi lah, saya ke kamarnya kakakku. 

Sunday, February 26, 2017

Berteman dengan Fandy

Berteman dengan Fandy banyak memberiku pengalaman baru dan asik. Seperti nonton konser punk atau diajak main ke tempat nongkrongnya dulu waktu masih sekolah.

Waktu Fandy mau janjian ketemu sama temannya di sebuah konser punk yang cukup besar. Sampai disana, ada banyaakk sekali orang yang rambutnya berduri-duri, di cat, celananya robek-robek atau make baju tengkorak. Saya jadi penasaran pingin pegang rambutnya yang berduri-duri itu.

"Itu rambutnya dipakai apa? Hairspray?"
"Hahaha bukan lah. Makenya lem fox!"

Wow. Saya terdiam takjub.

"Mau coba pegang? Kalau mau saya panggilkan"
"Uh? Nda usah kayaknya"
"Rambutnya Fian pernah dikasih begitu"
"Masa?"
Fian itu teman kecilnya Fandy sekaligus teman main bandnya.