Sunday, April 15, 2012

Kalau Lagi Bad Mood, gue pengen...

 baring di tengah- tengah padang rumput

 tiduran sambil melihat awan

 baca buku


  naik ke tempat yang paling tinggi


  duduk sendirian. tanpa siapapun.

Saturday, April 14, 2012

My Bad Hair



                Waktu sedang browsing- browsing nggak jelas, gue ingat sama girlband asal jepang AKB48. Gue coba cari- cari berita tentang AKB48 itu. Nah, pas liat model rambut salah satu personilnya. Gue kepingin model rambut kayak gitu. Biar ala cewek- cewek Jepang gitu + siapa tahu bisa jadi trendsetter.

                Gue pun mencari gunting rambut, tapi karena nggak ketemu. Jadi gue pake gunting dapur. Kan sama- sama bisa menggunting :D. Gue sempat berfikir, rambut gue termasuk rambut yang nggak cepat panjang. Gimana kalau jelek? Kan gue pakai jilbab... trus kalau potongannya salah, kan sayang rambut gue sudah melebihi bahu...

                Ah, potong aja deh. Dalam hidup kan harus mengambil pilihan yang sulit...

                Pertama gue tarik rambut bagian depan untuk buat poni, karena nggak mau terlalu pendek, gue potong sampai hidung. Cres... cres... nah sudah. Pas gue lepas tangan gue. Tau nggak? Gue lupa kalau rambut gue tuh bukan rambut lurus. Hasilnya? Rambut gue naik 3 cm. Pendek + aneh gitu. Huweee L

                Karena sudah tanggung gue pegang gunting, gue potong bagian depan samping telinga gue. Jadi pendek sampai telinga. Tapi bagian belakangnya gue nggak potong. Hasilnya? tambah hancur (--_--“).
 
                Supaya nggak ketahuan kalau gue habis potong rambut. Gue ikat deh... dan sampai detik ini. Nggak seorang pun anggota keluarga gue yang tahu.

                Trus mengenai rambut gue, sudahlah. Mau nangis ngamuk juga percuma. Yang penting masih ada yang bisa diikat untuk buat konde’.

                Hehe... *ketawa sendiri*

                Tunggu. Sepertinya gue pernah menyimpan artikel tentang membuat rambut jadi pendek tanpa digunting. Pas gue buka folder. Ternyata. Ada. Kok nggak kepikiran ke situ yah? Jadi, rambutku?

   
             Duh, nangis nggak ya...

                Nangis nggak yah.... (O.o) *sambil memandangi potongan rambut gue yang berserakan*


Sunday, April 1, 2012

10 Mitos Tentang Tukang Gencet dan Kebiasaan Mereka Mengganggu Orang Lain




Mitos #1 : Tukang gencet sebenarnya menggoda saja. Kenyataan: tukang gencet akan melakukan lebih dari sekedar menggoda. Walaupun banyak tukang gencet yang sekedar menggoda, yang lainnya mungkin akan melakukan kekerasaan, emngintimidasi, dan taktik- taktik lainnya. kalau sekedar menggoda, itu bisa menjadi hal yang menyenangkan; sedangkan mengganggu bisa menyakitkan.

Mitos #2: Beberapa orang memang pantas untuk digencet. Kenyataan: tidak seorang pun pantas untuk digencet. Tidak ada seorang pun “yang minta digencet”. Kebanyakan tukang gencet akan menggoda orang- orang yang benar- benar “berbeda” dengan diri mereka. Padahal menjadi berbeda bukanlah alasan untuk menjadi sasaran gangguan.

Mitos #3: hanya anak laki- laki yang bisa menjadi tukang gencet. Kenyataan: Sepertinya para tukang gencet itu hanya anak laki- laki, tapi anak perempuan bisa juga menjadi tukang gencet.
Mitos #4: Mereka yang mengeluhkan tukang gencet ini adalah anak manja. Kenyataan: orang- orang yang mengeluhkan tukang gencet ini adalah mereka yang berani mempertahankan hak untuk tidak diganggu. Mereka ini lebih dewasa daripada si tukang gencet.

Mitos #5: Mengganggu adalah fase kehidupan yang normal. Kenyataan: Digencet, jadi korban, selalu ditekan, diancam, diganggu, dihina, dilukai, dan dianiaya, jelas tidak normal. Kalau kamu pikir semua itu normal, kecil kemungkinannya kamu akan melawan, yang berarti mmemberikan lampu hijau kepada tukang gencet untuk terus mengganggumu.